Jakarta (LUMINARA.ID)–Atmosfer di Islamabad, Pakistan, mendadak berubah menjadi sangat protektif seiring dengan rencana pertemuan krusial antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah-langkah pengamanan luar biasa kini diterapkan di penjuru ibu kota demi menjamin kelancaran dialog damai yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah setempat bahkan memberlakukan serangkaian pembatasan akses publik untuk menyambut kehadiran para diplomat penting tersebut. Presiden AS, Donald Trump, secara terbuka mengonfirmasi bahwa tim negosiasinya akan segera mendarat di Pakistan untuk melanjutkan misi penghentian konflik bersenjata dengan Iran.
Pengumuman ini muncul hanya berselang satu minggu setelah dialog tatap muka di lokasi yang sama pada 11 April lalu berakhir tanpa titik temu. Trump memilih media sosial miliknya untuk membagikan kabar tersebut secara langsung kepada publik.
Melalui unggahan di Truth Social, Trump menegaskan bahwa perwakilannya dijadwalkan tiba besok malam untuk segera memulai perundingan. Merespons hal tersebut, otoritas Pakistan langsung bergerak cepat dengan menutup akses jalan utama dan membatasi mobilitas di Islamabad serta wilayah satelitnya, Rawalpindi. Penjagaan ketat kini terlihat jelas di titik-titik vital kota.
Berdasarkan pantauan AFP pada Senin (20/4/2026), aparat bersenjata lengkap dan pos-pos pemeriksaan baru telah didirikan di sekitar hotel-hotel mewah, termasuk Hotel Marriott dan Serena. Kawasan ini memang menjadi pusat perhatian karena merupakan lokasi perundingan sebelumnya. Sebagian besar akses menuju Hotel Serena bahkan sudah ditutup total sejak Minggu (19/4/2026) dengan barikade dan kawat berduri.
Dalam keterangan resminya melalui platform X, pejabat kota mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran agenda internasional ini. Pengalihan arus lalu lintas secara masif masih akan terus berlangsung selama delegasi berada di lokasi. (HER)
Yuk, Simak 5 Insight Utama Berita Ini:
- Misi Perdamaian: Delegasi AS kembali ke Islamabad untuk mengakhiri status perang dengan Iran.
- Konfirmasi Trump: Informasi ini langsung turun dari Presiden AS lewat media sosialnya.
- Keamanan Ekstrem: Penjagaan ketat di hotel-hotel mewah tempat delegasi menginap.
- Negosiasi Ulang: Pertemuan ini adalah kelanjutan dari diskusi 11 April yang sebelumnya deadlock.
- Dukungan Lokal: Otoritas Pakistan meminta warga kooperatif selama pembatasan wilayah berlangsung.

