• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
Sunday, May 31, 2026
Luminara.id
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video
No Result
View All Result
Luminara.id
No Result
View All Result
Home Ekbis

Harga Pangan di Lampung “Mendingin” Pasca-Lebaran 2026

Lampung Jadi yang "Termurah" Se-Indonesia

Herlansyah by Herlansyah
April 8, 2026
in Ekbis, Lampung
0
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (6/4/2026)

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (6/4/2026). (Dok. Diskominfo Lampung )

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung (LUMINARA.ID)–Kekhawatiran masyarakat Lampung akan lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya bertahan lama setelah Idulfitri tampaknya tidak terbukti tahun ini. Memasuki minggu pertama April 2026, harga-harga pangan di “Bumi Ruwa Jurai” justru terpantau mulai melandai dan cenderung turun.

Berdasarkan data terbaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (6/4/2026), Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Provinsi Lampung mencatatkan penurunan atau deflasi sebesar -0,8 persen. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga meski baru saja melewati puncak konsumsi saat Lebaran.

Prestasi Lampung dalam menjinakkan harga pangan tidak main-main. Secara tahunan (year-on-year), inflasi Lampung tercatat hanya 1,16 persen pada Maret 2026. Angka ini merupakan yang terendah di seluruh Indonesia, jauh di bawah rata-rata nasional yang berada di level 3,48 persen.

Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, menyebutkan bahwa kestabilan ini adalah buah dari kerja keras pemantauan pasar yang ketat.

“Kita bersyukur, saat daerah lain mungkin masih berjuang dengan harga daging atau telur yang tinggi, Lampung masuk dalam 10 besar provinsi dengan inflasi bulanan terendah, yakni hanya 0,15 persen,” ujar Bani dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Lampung.

Daging Ayam dan Bawang

Meskipun secara umum harga mulai “adem”, pemerintah tetap meminta warga waspada terhadap beberapa komoditas tertentu. Secara nasional, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyoroti adanya kenaikan harga pada bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Namun, di Lampung, tren ini berhasil diredam melalui distribusi pangan yang lebih lancar dan intervensi pasar yang tepat sasaran.

“Inflasi nasional bulan Maret sebesar 0,41 persen memang didorong oleh kelompok makanan dan minuman. Namun, pemberian diskon tarif transportasi dan pengendalian stok di daerah terbukti mampu meredam gejolak harga,” jelas Amalia.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memimpin rakor tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian harga ini sangat krusial bagi kesejahteraan rakyat. Menurutnya, penurunan inflasi dari 0,68 persen di Februari menjadi 0,41 persen di Maret secara nasional adalah tren yang sangat sehat.

“Pengendalian harga pangan harus terus dilakukan secara cepat (month-to-month). Kita ingin memastikan masyarakat tidak terbebani oleh harga pokok yang tinggi setelah mengeluarkan banyak biaya untuk keperluan mudik dan Lebaran,” tegas Tito.

Dengan angka IPH yang negatif (-0,8%) di awal April, masyarakat Lampung kini bisa bernapas lebih lega saat berbelanja ke pasar tradisional maupun modern. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menjaga tren “pendinginan” harga ini demi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah tantangan geopolitik global yang belum menentu.

Tips Belanja Cerdas Pasca-Lebaran:

  • Pantau Harga: Gunakan aplikasi atau informasi resmi dari TPID Lampung untuk mengetahui harga rata-rata pasar.

  • Prioritaskan Kebutuhan Pokok: Manfaatkan tren penurunan harga pada komoditas yang sedang deflasi.

  • Waspadai Komoditas Tertentu: Tetap bijak dalam membeli daging ayam dan bawang merah yang masih dalam pantauan ketat pemerintah.

Tags: Ekonomi LampungHarga PanganHarga Pangan Lampung Pasca LebaranInflasi TerendahLebaran 2026Sembako.
Next Post

Hadapi Dampak Geopolitik Global, Wagub Jihan Nurlela Perkuat Barisan Dokter IDI Lampung

Next Post
Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu (5/4/2026).

Hadapi Dampak Geopolitik Global, Wagub Jihan Nurlela Perkuat Barisan Dokter IDI Lampung

Recent Posts

  • Listrik Padam Massal di Sumatera, Polri Turun Langsung Investigasi Penyebabnya
  • Puspa dan Muli Sikop Lahir! Harapan Baru Buat Harimau Sumatera di Lampung
  • Hasil Liga Spanyol: Real Madrid vs Alaves 2-1, Mbappe dan Vinicius Cetak Gol
  •  iPhone 21 Pakai Kamera 200MP Samsung: Strategi Apple Diversifikasi Rantai Pasok
  • AS-Iran di Islamabad, Pakistan Perketat Keamanan Jelang Negosiasi Panas

Recent Comments

No comments to show.
Luminara.id

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Luminara.id

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video

© 2026 Luminara.id