• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
Thursday, June 18, 2026
Luminara.id
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video
No Result
View All Result
Luminara.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Hadapi Dampak Geopolitik Global, Wagub Jihan Nurlela Perkuat Barisan Dokter IDI Lampung

Waspada Dampak Perang Terhadap Industri Kesehatan

Herlansyah by Herlansyah
April 8, 2026
in Kesehatan, Lampung
0
Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu (5/4/2026).

Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu (5/4/2026). (Dok. ADPIM)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung (LUMINARA.ID)–Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menekankan pentingnya kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam menghadapi dinamika global yang kian tidak menentu. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Minggu (5/4/2026).

Dalam prosesi tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI, Telogo Wismo Agung Durmanto, secara resmi melantik dr. Josi Harnos untuk kembali menakhodai IDI Wilayah Lampung selama tiga tahun ke depan.

Sebagai sosok yang juga menjabat Dewan Pakar IDI Lampung, Jihan Nurlela memberikan peringatan khusus mengenai kondisi geopolitik internasional. Menurutnya, konflik dan perang yang terjadi di berbagai belahan dunia secara tidak langsung akan memukul industri kesehatan di dalam negeri, mulai dari rantai pasok obat-obatan hingga alat kesehatan.

“Kita berada pada dinamika dan tantangan yang berbeda. Kondisi geopolitik global, termasuk perang yang sedang terjadi, baik langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada industri kesehatan kita. Karena itu, IDI dan Pemerintah harus memperkuat kolaborasi,” tegas Jihan.

Ia meminta para dokter, terutama para senior, untuk memberikan masukan strategis (insight) kepada Pemerintah Provinsi Lampung agar kebijakan kesehatan tetap tangguh di tengah krisis global.

Asta Cita Presiden

Wagub Jihan meyakini bahwa IDI Lampung memiliki peran krusial dalam menyukseskan agenda nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan. Sinergi antara pakar medis dan birokrasi dianggap sebagai kunci utama peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat Lampung.

“Kami di Pemerintah Provinsi sangat terbuka untuk duduk bersama. Kami membutuhkan arahan dan masukan dari para dokter untuk merumuskan langkah strategis menghadapi situasi yang tidak menentu ini,” tambahnya.

Terpilihnya kembali Josi Harnos (akrab disapa Kak Inos) dinilai Jihan sebagai bukti kepercayaan besar dari para anggota IDI. Ia berharap kepengurusan periode kedua ini mampu melakukan akselerasi program kerja yang lebih optimal dibandingkan periode sebelumnya.

“Alhamdulillah, selamat kembali memimpin IDI Lampung. Kita bersyukur periode sebelumnya sukses, dan kita berdoa agar periode 2025–2028 ini jauh lebih sukses lagi dalam mengantarkan visi-misi organisasi,” ujar Jihan.

Menutup arahannya, Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi IDI. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan inovasi nyata demi kemajuan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.

Poin Utama Kepengurusan IDI Lampung 2025–2028:

  • Ketua Terpilih: dr. Josi Harnos (Periode Kedua).

  • Fokus Utama: Implementasi visi-misi organisasi dan penguatan kemitraan dengan Pemprov.

  • Tantangan Strategis: Mitigasi dampak geopolitik global terhadap ketersediaan layanan dan industri kesehatan lokal.

  • Dukungan Pemerintah: Keterbukaan Pemprov Lampung terhadap input teknis dari dewan pakar dan dokter senior IDI.

Tags: Asta Cita Kesehatan.Geopolitik GlobalIDI LampungIDI Wilayah Lampung 2025-2028Jihan NurlelaJosi HarnosKesehatan LampungPelantikan IDI LampungTantangan Industri Kesehatan
Previous Post

Harga Pangan di Lampung “Mendingin” Pasca-Lebaran 2026

Next Post

Buntut Vonis Bebas Amsal Sitepu, Kejagung Tarik Kajari Karo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Maraton

Next Post
epala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Harli Siregar (kiri) bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Karo Danke Rajagukguk (kedua kiri), Kepala Seksi Pidana Khusus Reinhard Harve (tengah), Jaksa Penuntut Umum Juniadi (kedua kanan), dan Wira (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).(ANTARA)

Buntut Vonis Bebas Amsal Sitepu, Kejagung Tarik Kajari Karo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Maraton

Recent Posts

  • Presiden Resmikan RSUD KH M Tohir di Krui, Kesehatan Modern Kini Lebih Dekat
  • Listrik Padam Massal di Sumatera, Polri Turun Langsung Investigasi Penyebabnya
  • Puspa dan Muli Sikop Lahir! Harapan Baru Buat Harimau Sumatera di Lampung
  • Hasil Liga Spanyol: Real Madrid vs Alaves 2-1, Mbappe dan Vinicius Cetak Gol
  •  iPhone 21 Pakai Kamera 200MP Samsung: Strategi Apple Diversifikasi Rantai Pasok

Recent Comments

No comments to show.
Luminara.id

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Luminara.id

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
    • Nasional
    • Lampung
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Politika
  • Hukum
  • Selebritas
  • Jagat
  • Video

© 2026 Luminara.id