Bandar Lampung (LUMINARA.ID)–Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menekankan pentingnya kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam menghadapi dinamika global yang kian tidak menentu. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung periode 2025–2028 di Hotel Emersia, Minggu (5/4/2026).
Dalam prosesi tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI, Telogo Wismo Agung Durmanto, secara resmi melantik dr. Josi Harnos untuk kembali menakhodai IDI Wilayah Lampung selama tiga tahun ke depan.
Sebagai sosok yang juga menjabat Dewan Pakar IDI Lampung, Jihan Nurlela memberikan peringatan khusus mengenai kondisi geopolitik internasional. Menurutnya, konflik dan perang yang terjadi di berbagai belahan dunia secara tidak langsung akan memukul industri kesehatan di dalam negeri, mulai dari rantai pasok obat-obatan hingga alat kesehatan.
“Kita berada pada dinamika dan tantangan yang berbeda. Kondisi geopolitik global, termasuk perang yang sedang terjadi, baik langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada industri kesehatan kita. Karena itu, IDI dan Pemerintah harus memperkuat kolaborasi,” tegas Jihan.
Ia meminta para dokter, terutama para senior, untuk memberikan masukan strategis (insight) kepada Pemerintah Provinsi Lampung agar kebijakan kesehatan tetap tangguh di tengah krisis global.
Asta Cita Presiden
Wagub Jihan meyakini bahwa IDI Lampung memiliki peran krusial dalam menyukseskan agenda nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan. Sinergi antara pakar medis dan birokrasi dianggap sebagai kunci utama peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat Lampung.
“Kami di Pemerintah Provinsi sangat terbuka untuk duduk bersama. Kami membutuhkan arahan dan masukan dari para dokter untuk merumuskan langkah strategis menghadapi situasi yang tidak menentu ini,” tambahnya.
Terpilihnya kembali Josi Harnos (akrab disapa Kak Inos) dinilai Jihan sebagai bukti kepercayaan besar dari para anggota IDI. Ia berharap kepengurusan periode kedua ini mampu melakukan akselerasi program kerja yang lebih optimal dibandingkan periode sebelumnya.
“Alhamdulillah, selamat kembali memimpin IDI Lampung. Kita bersyukur periode sebelumnya sukses, dan kita berdoa agar periode 2025–2028 ini jauh lebih sukses lagi dalam mengantarkan visi-misi organisasi,” ujar Jihan.
Menutup arahannya, Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi IDI. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan inovasi nyata demi kemajuan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.
Poin Utama Kepengurusan IDI Lampung 2025–2028:
-
Ketua Terpilih: dr. Josi Harnos (Periode Kedua).
-
Fokus Utama: Implementasi visi-misi organisasi dan penguatan kemitraan dengan Pemprov.
-
Tantangan Strategis: Mitigasi dampak geopolitik global terhadap ketersediaan layanan dan industri kesehatan lokal.
-
Dukungan Pemerintah: Keterbukaan Pemprov Lampung terhadap input teknis dari dewan pakar dan dokter senior IDI.

